Pendidikan yang ideal tidak pernah berdiri sendiri. Terdapat sebuah pepatah Afrika yang berbunyi, “Dibutuhkan sebuah desa untuk membesarkan seorang anak” (Dibutuhkan partisipasi seluruh desa untuk membesarkan seorang anak). Di SDS Wening, kami mengadaptasi filosofi tersebut melalui komitmen kami dalam membangun sinergi yang kokoh antara pihak sekolah dan orang tua murid.
Mengapa Sinergi Ini Sangat Penting? Banyak masalah akademik atau perilaku anak di sekolah bermula dari terputusnya komunikasi antara rumah dan sekolah. Jika guru mengajarkan kedisiplinan di sekolah, namun tidak ada struktur yang konsisten di rumah, maka anak akan kebingungan. Oleh karena itu, nilai keselarasan antara SDS Wening dan keluarga adalah harga mati.
Platform Kolaborasi di SDS Wening Kami menyediakan berbagai saluran komunikasi dua arah yang transparan dan proaktif, di antaranya:
- Buku Penghubung Digital & Fisik: Catatan harian mengenai perkembangan anak, bukan hanya dari sisi nilai, tetapi juga kondisi emosional dan sosial mereka pada hari itu.
- Forum Diskusi Kelas (Pertemuan Orang Tua-Guru): Diadakan secara berkala bukan sekadar untuk mengambil rapor, melainkan untuk duduk bersama, memetakan potensi anak, dan merumuskan solusi atas kendala belajar yang mungkin dialami.
- Sesi Parenting Kolaboratif: Sekolah secara rutin mengundang pakar pendidikan atau psikolog anak untuk berbagi ilmu dengan orang tua, sehingga kita semua tumbuh menjadi pendidik yang lebih baik.
SDS Wening percaya bahwa orang tua adalah pendidik pertama dan utama. Dengan berjalan beriringan, kami memastikan potensi terbaik setiap anak dapat berkembang dengan sempurna.